Kamis, 23 Agustus 2012

"Puasa"

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. Sahabatku yg merindukan ridho Allah & SyurgaNya, Simaklah sabda Rasulullah, “Barangsiapa yg telah berpuasa Ramadhan & kemudian dia mengikutkannya dg puasa enam hari dari bulan Syawal, maka dia seperti org yg berpuasa selama satu tahun.” [HR Muslim). Diantara keutamaannya, 1. Maka nilai puasanya setahun penuh, 2. Dicintai Allah & meraih ampunan dosa
(QS 3:31), 3. Meraih syafaat Rasulullah & bersama beliau krn menghidupkan sunnah beliau, "Siapa yg menghidupkan sunnahku maka sungguh ia mencintaiku & siapa yg mencintaiku bersamaku di Syurga", 4. Tanda meningkat iman & taqwanya krn itulah disebut "Syawal" bulan peningkatan, 5. Menutupi kekurangan selama shoum Romadhon, 6. Diantara tanda ikhlas, gemar dg amal sunnah, kalau wajib ya kewajiban tetapi kalau sunnah adalah kerelaan seorg hamba mengabdi kpd Allah. 7. Hamba Allah yg beriman cerdas adalah semua sunnah dihidupkan sbg bekal di akhirat kelak. Puasanya dg dua cara, boleh berturut2 enam hari setelah Idul Fitri atau puasa 6 hari selama di bulan Syawal. "Semoga Allah selalu hiasi hidup kita dg kesenangan ibadah & kemuliaan akhlak...aamiin".

Menghindari Banyak Makan



Di antara sebab terbesar yang membantu seseorang untuk tetap giat menuntut ilmu, memahaminya, dan tidak jemu adalah memakan sedikit dari sesuatu yang halal.

Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata: “Aku tidak pernah kenyang semenjak 16 tahun lalu. Karena, banyak makan akan menyebabkan banyak minum, sedangkan banyak minum akan membangkitkan keinginan untuk tidur, menyebabkan kebodohan dan menurunnya kemampuan berpikir, lemahnya semangat, serta malasnya badan. Ini belum termasuk makruhnya banyak makan dari tinjauan syariat dan timbulnya penyakit jasmani yang membahayakan.”